Arsip Bulanan: Oktober 2016

Aku dan Cintaku

Tahukah? Sejak saat dimana aku membaca secarik kertas di meja kelasku, aku sudah memiliki rasa ini. Semakin hari ia tumbuh semakin rindang, lengkap dengan ranting-ranting pengertian, kejujuran, pun kesetiaan. Tak pelak juga tumbuh semakin kuat bersama segala tawa dan tangis yang setia menyiraminya. Sejak saat itu aku mencintaimu dengan hatiku, mencintaimu beserta segala kekuranganmu, dan mensyukuri setiap jengkal kelebihanmu.

Ingatkah? Aku selalu mencintaimu, bahkan disaat semua orang berjalan pergi memunggungimu. Bersamamu meski aku memiliki berjuta alasan untuk pergi, tapi yang kucari bukan jutaan alasan itu, aku hanya membutuhkan satu alasan untuk tetap bertahan, atau mungkin tanpa alasan sekalipun. Untuk apa aku memilih pergi, jika yang membuatku bahagia tengah menatap mataku. Betapapun besarnya usahaku untuk membuang pandang pada hal lain, mata ini akan selalu kembali padamu.

Mengertikah? Aku mencintaimu dengan atau tanpa alasan, dengan atau tanpa balasan. Mencintaimu dengan atau tanpa bersama, itu rasanya tetap cinta. Setiap luka ataupun tawa, bersamamu itu rasanya tetap cinta. Sekalipun tanpamu, itu tetap cinta, karena aku tak perlu memiliki ragamu untuk merasakan cinta itu, aku memeluk setiap kehilangan akan dirimu. Aku mencintaimu dengan seluruh keyakinanku, bahwa Tuhan mencintaiku, aku cukup mencintai-Nya, maka Ia berikan segala hal yang membuatku bahagia, yang membuatku merasakan sebuah cinta. Dirimu. Pergilah sesukamu, semaumu, dan aku akan selalu menjadi tempat pulang terbaikmu, ketika kamu lelah dengan perjalananmu, aku menunggumu dengan cinta-cinta ini. Seperti saat ini, menjadi tempat terbaikmu untuk kembali.

Sadarkah? Aku dan cintaku bukan yang terbaik. Aku hanya mampu mencintaimu seadanya. Memperlakukanmu sekedarnya, bahkan membahagiakanmu dengan segala keterbatasanku. Aku dan cintaku tak pernah sesempurna seperti apa yang terlihat, aku hanya mencintaimu, hanya itu. 🙂

The sweetest guy ever

October, 2016 – Bali.
Seperti ini rasanya ternyata menjadi orang yang begitu dicintai. Bahagia? Bahkan jika saja ada kata yang lebih baik dari bahagia, mungkin tetap saja belum cukup untuk mewakili apa yang aku rasakan saat ini.

DCIM101GOPROGOPR5114.

My amazing boyfriend i ever have – Tanah Lot. October 7th, 2016.

Aku pernah memimpikan sebuah pernikahan yang indah, hingga akhirnya aku merasakan luka, yang membuat aku enggan bahkan untuk sekedar membayangkan pernikahan itu. Sempat terpikir untuk tak pernah lagi memikirkannya. Hingga akhirnya saat ini semuanya nampak begitu dekat dan teramat nyata, bukan lagi hanya sebuah angan yang sepertinya terlampau jauh untuk aku gapai.

October 7th, 2016 – Jimbaran.
Langit Jimbaran menjadi saksi malam itu, ketika sebuah cincin disematkan di jari manisku, dengan cara yang begitu manis tentunya. Apa lagi yang lebih indah selain dicintai dan dibahagiakan oleh orang yang kita inginkan? Rasanya sudah lebih dari cukup, bahkan melampaui.

DCIM101GOPROGOPR5135.

He’s an answer – Jimbaran. October 7th, 2016.

DCIM101GOPROGOPR5168.

Kintamani, Mt.Batur. October 8th, 2016

DCIM101GOPROGOPR5228.

The sweetest dinner – Bounty Cruises. October 8th, 2016.

GOPR5270_1476003947463_high.JPG

Dreamland Beach, Uluwatu. October 9th, 2016.

GOPR5306_1476003947463_high_1.jpg

GWK. October 9th, 2016.

Banyak hal yang tidak pernah dapat aku gambarkan, begitu banyak hal yang terekam mata kamera pun tidak dapat menggambarkan betapa bahagianya aku. Terkadang memang ada beberapa hal yang hanya cukup terekam dalam ingatan, tidak dengan mata kamera. Aku bahagia.