Dear Heart,

Sudah sembuhkah lukamu ?
Mungkin jika hatiku dapat menjawab, ia akan berkata lirih mengenai lukanya, menjawab dengan begitu lelahnya menghadapi segala kenyataan yang menghimpit hingga relung terdalam.
Lantas, jika sedalam itu lukamu apa kau akan sembuh ?
Mungkin jawabannya adalah tidak, ketika aku hanya terus mengandalkan hatiku untuk menjawabnya. Kabar baiknya, benakku selalu memapah hati ini untuk kuat, lebih dari apapun, bahkan ketika hati telah merasa bahwa ini diluar batasnya. Benakku akan menjawab segalanya, memasok begitu banyak kekuatan dan menyembuhkan hatiku perlahan.

Bukankah takkan ada luka yang tak dapat sembuh ? Bukankah tuhan menciptakan segala rasa sakit lengkap beserta penawarnya ? Tentu saja. Lantas untuk apa khawatir? Hati, kau akan lekas membaik, lukamu tak lama lagi akan segera mengering.
Bukankah kamu sudah terlatih untuk menghadapi luka seperti ini. Sudah terbiasa dibahagiakan, hingga lupa jika kesedihan mengikuti dibalik punggung, dan ketika terhantam sekaligus, jatuh terkulai ?
Jadi tak perlu lagi membiarkan mata menangis karena lukamu, menyiksa diri dan membebani pikiran. Sudah cukup kau saja yang tergores, dan biarkan benakku tetap berjalan sesuai akal sehatnya, kemudian biarkan akal sehat menuntunmu menyembuhkan luka itu. Meninggalkan bekas mungkin iya, tapi bukan untuk terus menerus dirasakan dan diingat sakitnya, cukup lihat sisa luka itu esok hari, menyadari diri kurang berhati-hati hingga mampu menyisakan luka. Tak ada habisnya jika terus meratap, dari mana akan dapat pelajaran jika tak pernah beranjak. Banyak hal yang harus dilihat dengan cukup jauh untuk dapat kita mengerti apa maknanya.

Lekas sembuh hati, banyak hal baru yang menanti walaupun entah untuk menyembuhkan luka masa lalu mu atau justru untuk melukaimu kembali. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: