Takdir Kita

Inget gak kamu dulu pertama kali aku liat kamu di lapangan basket sekolah pas MOS? Masih inget gak kamu setelah itu kita sering ketemu di parkiran sekolah? mata kita saling bertemu tapi kita masih sama-sama cuek. Aku bahagia mengingat hal-hal unik tentang aku, kamu dan pertemuan kita itu.

Kamu masih inget gimana cara Allah mempertemukan kita lagi? Ya di kelas itu, saat ulangan kenaikan kelas, dan disitulah semuanya dimulai. Inget gak kamu sejak saat itu kita memulai semuanya, saling memahami, menyayangi, bahkan bukan hanya sekedar tentang rasa seorang kakak pada adiknya lagi, tapi perasaan lain.

Inget gak kamu gimana hebatnya kita mempertahankan 6 bulan pertama hubungan kita yang penuh dengan air mata tapi tak pernah membuat kita menyerah dengan mudahnya. Kamu masih inget gimana seringnya aku merengek Cuma karna gak mau kamu tinggal waktu itu? Yah, aku bahagia dengan kenangan itu, di dalam sana ada kamu yang selalu mampu membuat aku mengerti.

Dan apa kamu masih ingat gimana akhirnya kita mendapatkan segala yang kita mau? Kebahagiaanku sangat tak terbayangkan sebelumnya. Sampai akhirnya Allah membiarkan aku kembali jauh darimu. Tapi aku masih tetap bahagia dan sekuat dulu.

Aku bukan mau kita seperti dulu, aku hanya ingin bernostalgia dengan masa indah itu. Aku bukan tidak bahagia dengan kita yang sekarang, hanya saja aku bingung, mengapa dulu semuanya nampak lebih baik dibandingkan keadaan kita saat ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: