Potret “Apa harus putus dulu?”

Ku sampaikan kata pengantar ku
Sebelum ku jelaskan semua
Ku tak mau engkau salah rasa
Dan ku pun salah rasa padamu
Semua rasa air jadi tawar tanpa dirimu

Jangan patahkan selera ku
Bisa hilang feelingku padamu
Bila kau slalu meragukan ku
Dan tak pernah yakin padaku
Padahal kita sudah senyawa dan sejiwa

Apa harus putus dulu biar kau yakin padaku
Bahwa cintaku tanpa siasat
Bila pun putus ku pasti menangis
Pasti aku nangis darah

Apa harus putus dulu biar kau tau rasa
Tanpa diriku hari mu kan kusut
Maka dari itu cintai aku, yakini aku
Pasti setia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: