Tetap Kita

Coba ingat, dulu banyak tawa yang bisa kita hadirkan disetiap kebersamaan kita, meskipun waktu kita terbatas, tapi semuanya gak pernah jadi penghalang. Masih ingat seberapa sering dulu kita ribut? Mungkin seringnya saja bisa selesai dengan hitungan jari. Kita luar biasa. 🙂

Aku tau bukan cuma aku yang rindu banyak hal tentang kita yang dulu, aku tau dibalik sikap dingin kamu, kamu rindu semuanya, kamu rindu apa yang aku rindu.

Mungkin dulu semuanya tak bisa berjalan semudah sekarang, tapi nyatanya dulu lebih indah dibanding sekarang, terlalu sulit untuk membuat sekarang seperti dulu. Tapi tenang saja, aku gak pernah menuntut kamu untuk bisa seperti dulu, aku gak pernah menuntut semua waktumu, aku gak pernah minta kamu untuk jadi seperti mereka, yang setiap saat bisa mengantarku kemanapun. Aku cukup dengan kamu yang seperti ini, aku cukup dengan kamu yang mau menjaga hatimu untuk aku, sekedar menjaganya untuk aku yang dengan sabar menunggu kamu, hanya untuk aku yang selalu mencoba mempercayai setiap apa yang kamu kerjakan meski semua itu tak nampak, untuk aku yang selalu mencoba mengerti alasan dari setiap kesibukanmu meski aku tak tau kebenarannya, dan demi aku yang mencintaimu meski sekalipun hal yang tersulit harus aku lalui untuk membayar kebersamaan kita.

Aku tetap bertahan, demi kamu, dan kita. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: