masihkah

Apa mata itu masih mata yang sama, yang bisa membahagiakanku, masihkah itu mata yang sama yang selalu menatap mataku?

Apa pelukan itu masih pelukan yang sama, yang mampu membuat aku tenang,?
apa itu masih pelukan yang sama, tempat dimana aku melebur rindu, melepas tangis, serta mengumbar tawa didalamnya?

Apa itu masih tangan yang sama, yang senantiasa menghapus air mataku?
masihkah itu tangan yang sama yang selalu menempatkan jemariku disela jemarinya?

Apa bibir itu masih bibir yang sama, yang selalu menyebut lembut namaku, memanggil mesra diriku, dan berucap sayang padaku?
masihkah itu bibir yang selalu menguatkanku dengan kalimat-kalimatnya yang menenangkan?

Masihkah bahu itu bahu yang selalu siap menjadi tempatku bersandar?

Masihkah degub jantung itu, berdegup seperti biasanya ketika aku kamu dekap?

Apakah kaki itu masih kaki yang dulu, yang selalu berjalan menemani aku? Yang akan berjalan denganku nantinya? Dan apakah kaki itu masih kaki yang dulu yang siap menjadi kakiku, ketika aku tak dapat lagi berdiri dengan kakiku?

Apakah semua itu masih seperti dulu? Seindah dulu? Apakah itu semua masih milikku dan akan selalu menjadi milikku?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: